Langsung ke konten utama

Untuk kamu yang masih bisa melihat dengan baik,
Untuk kamu yang masih bisa mendengar dengan baik,
Untuk kamu yang masih bisa berbicara dengan baik,
Dan untuk kamu yang masih diberi kesempatan untuk bertemu dengan bulan Ramadhan.
Bersyukurlah,
Itu adalah nikmat yang sangat besar yang Allah beri kepada mu. 
Maka manfaatkanlah nikmat itu dengan baik.
Raihlah kemenangan dibulan ini. 
Jangan kau sia-sia kan, karna bahkan orang yang sudah mati saja ingin sekali dipertemukan kembali dengan bulan ini. 
Manfaatkanlah mata, telinga dan mulut mu untuk membaca, mendengar dan mentartil kalam-Nya. 
Marhaban Ya Ramadhan.

-Alya A
17/5/18


#Ramadhanbercerita 
#Ramadhanberceritaday1
#notetomyself
#janganlupabersyukur

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Yang Panjang

Quotes of the day :  "Tak ada nanti, tak ada esok hari. Yang ada hanya HARI INI. Untuk apa kita ada ? " Aku tahu kata-kata itu dari buku yang berjudul "Easy Going, No Way !" karangan Izzatul Jannah. Ini buku udah lama banget, bukunya tante ku semasa sma/kuliah. Aku sendiri baca buku ini waktu aku  SMA. Buku nya menceritakan tentang siswa/siswi atau mungkin juga mahasiswa yang suka banget nunda-nunda sesuatu. Contohnya ; tugas, pekerjaan rumah, dll. Suka nunda-nunda yang akhirnya malah ga dikerjain, atau mungkin malah jadinya nyontek PR sama temen nya. Jadi, kenapa judulnya 'hari yang sangat panjang' ? karena emang hari ini tuh hectic banget ga ada berentinya , kesana kemari tanpa kendaraan pokonya lelah pake banget deh #curhat. Alhamdulillah :) Kenapa alhamdulillah ? karena apapun yang sudah dilalui harus kita syukuri :) hehee Udah lama ga se-hectic ini bikin kerasa cape banget :) padahal mah udah ga jarang hectic kaya gini kalo dulu. Kenapa aku bis...
Kehidupan Dunia, Bagai Bunga yang Dipetik Kemudian Layu Imam Al-Bukhari no. 1465 dan Imam Muslim no. 1052 meriwayatkan dari shahabat Abu Sa’id Al-Khudri –radhiyallahu ‘anhu-, ujarnya, “Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam duduk di mimbar sedangkan kami duduk di sekelilin beliau. Beliau bersabda, إِنَّ مِمَّا أَخَافُ عَلَيْكُمْ من بعدي ما يفتح عليكم من زهرة الدنيا و زينتها “Sesungguhnya di antara yang aku khawatirkan pada diri kalian setelah peninggalanku ialah dibukakannya bunga dunia dan pernak-perniknya untuk kalian.” Pada hadist di atas disebutkan bahwa dunia bagaikan bunga yang sangat indah. Jika kita hanya meraih dunia dan langsung memetiknya, hanya akan ada penyesalan dikemudian hari. Karena dunia hanya sementara dan fana bagai bunga yang jika dipetik, ia akan layu dikemudian hari. Alangakah baiknya jika kita menunggu bunga itu berubah menjadi buah yang sangat manis yang kelak akan kita raih di akhirat. Semoga kita tidak termasuk orang yang merugi dengan ...