Kehidupan Dunia, Bagai Bunga yang Dipetik Kemudian Layu Imam Al-Bukhari no. 1465 dan Imam Muslim no. 1052 meriwayatkan dari shahabat Abu Sa’id Al-Khudri –radhiyallahu ‘anhu-, ujarnya, “Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam duduk di mimbar sedangkan kami duduk di sekelilin beliau. Beliau bersabda, إِنَّ مِمَّا أَخَافُ عَلَيْكُمْ من بعدي ما يفتح عليكم من زهرة الدنيا و زينتها “Sesungguhnya di antara yang aku khawatirkan pada diri kalian setelah peninggalanku ialah dibukakannya bunga dunia dan pernak-perniknya untuk kalian.” Pada hadist di atas disebutkan bahwa dunia bagaikan bunga yang sangat indah. Jika kita hanya meraih dunia dan langsung memetiknya, hanya akan ada penyesalan dikemudian hari. Karena dunia hanya sementara dan fana bagai bunga yang jika dipetik, ia akan layu dikemudian hari. Alangakah baiknya jika kita menunggu bunga itu berubah menjadi buah yang sangat manis yang kelak akan kita raih di akhirat. Semoga kita tidak termasuk orang yang merugi dengan ...
Terkadang 'syaitan' membuat kita merasa telah 'HIJRAH', padahal kita 'masih ditempat' :") SPIRIT FOR BETTER LILLAHI TA'ALA ~